Buku ini disusun sebagai hasil penelitian yang mengkaji integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam praktik pendidikan lingkungan di madrasah, dengan menempatkan konsep khalifah fil ardh sebagai landasan teoretis utama. Latar belakang penelitian ini bertolak dari meningkatnya krisis ekologis yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan persoalan etika dan kesadaran manusia dalam memandang serta memperlakukan alam.
Dalam kerangka tersebut, pendekatan Living Qur’an digunakan untuk menganalisis bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an dipahami, diresepsi, dan diimplementasikan dalam praktik pendidikan. Pendekatan ini memungkinkan kajian tidak berhenti pada analisis tekstual, tetapi bergerak pada dimensi praksis, yakni bagaimana nilai-nilai Qur’ani diwujudkan dalam budaya sekolah, proses pembelajaran, dan perilaku peserta didik.
Secara metodologis, buku ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola pemaknaan dan praktik yang berkembang dalam konteks pendidikan lingkungan di madrasah. Hasil penelitian ini tidak hanya menyajikan deskripsi empiris, tetapi juga merumuskan model pendidikan ekologis berbasis Qur’an yang integratif antara dimensi teologis, pedagogis, dan praksis.







Reviews
There are no reviews yet.