Esai

Geliat dan Gejolak Sastra di Banyumas

(Bayu Suta Wardianto, Kordinator Divisi Sastra Lembaga Kajian Nusantara Raya) Banyumas merupakan daerah dari lereng selatan penyangga kokohnya gunung Slamet. Di desa-desanya yang teduh dan selalu diberikan suara nyanyian kicau burung, tumbuh beragam budaya dan tradisi, baik berbentuk gerakan, lisan, ataupun tradisi berupa menulis atau tulisan. Di tanah ngapak yang kental dengan humor dan kesahajaan …

Geliat dan Gejolak Sastra di Banyumas Read More »

Menghidupkan Kembali Sastra di Kelas yang Mati

Abdul Wachid B.S. (Penyair, Guru Besar Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, dan Ketua Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura) di Purwokerto) Kelas Sastra yang Sunyi dari Rasa Suasana kelas sastra di banyak sekolah kita hari ini sering sunyi dari rasa. Pelajaran sastra sekadar soal jenis gaya bahasa, menentukan tema, dan menyebut tokoh. Puisi diperlakukan seperti …

Menghidupkan Kembali Sastra di Kelas yang Mati Read More »

Kekuatan Bahasa dalam Membatasi Ekspresi Perempuan: Analisis Kata “Lenjeh” dalam Dialek Banyumasan

Bahasa adalah sarana komunikasi yang memiliki daya luar biasa dalam membentuk persepsi sosial, mencerminkan identitas budaya, serta menentukan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Menurut Wood (2009), nilai-nilai dan pandangan budaya, termasuk mengenai gender, tercermin dan diperkuat melalui bahasa dalam konstruksi sosial. Di Indonesia, bahasa terbagi menjadi berbagai dialek yang mewakili identitas kultural suatu daerah, dengan …

Kekuatan Bahasa dalam Membatasi Ekspresi Perempuan: Analisis Kata “Lenjeh” dalam Dialek Banyumasan Read More »

Sima’an Al-Qur’an: Jembatan antara Nilai-nilai Islam dan Kearifan Lokal

Ada sebuah video di feed Instagram Sudjiwo Tejo yang menampilkan seekor ayam jago sedang berkokok di dalam kandang. Lalu, beliau menuliskan pandangan beliau sebagai pemusik, dalang, budayawan, sastrawan, matematikawan di caption vidio instagramnya, “Bahasa dia (ayam jago) ini artinya apa ya?” tulis beliau di awal kalimat captionnya. “Pertanyaan itu hanya untuk mereka yang memberhalakan arti …

Sima’an Al-Qur’an: Jembatan antara Nilai-nilai Islam dan Kearifan Lokal Read More »

Bahasa Menjadi Humor Merendahkan Perempuan

Oleh: Rizka Dyahayu Dwi Syahputri, Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri   Menurut Kridalaksana dan Djoko Kentjono (dalam Chaer, 2014:32) bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. Fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi antar manusia. Fokus kali …

Bahasa Menjadi Humor Merendahkan Perempuan Read More »